Arti | back end programing

Back end and Front end

Back end and Front end

Dalam pembuatan web site tak lepas dari dua hal yaitu: Back end dan Front end. Back end atau sisi server merupakan suatu barisan kode-kode yang digunakan untuk menjalankan proses yang dilakasanakan oleh server yg sebelumya telah diberikan inputan query perintah.

Back end sendiri biasanya ada beberapa bahasa pemprograman yang sering digunakan dalam mengambangkan aplikasi website diantaranya adalah bahasa pemrograman PHP.  Penggunan Back end ini dimaksudkan agar konten website yang ditampilkan bisa lebih dinamis karena adanya konten yang di ambil dari database.

Karena kendala tidak semua orang dengan mudah memahami kode dari bahasa pemrograman untuk proses Back end ini, maka dikembangkanlah sitem untuk mepermudah proses tersebut. Yang kemudian disebut sebagai Sistem manajemen konten (Inggris: content management system, disingkat CMS).

CMS atau Content Management Content adalah sebuah software yang berfungsi untuk mengisi atau memanipulasi isi dari sebuah website. CMS ini biasanya sering digunakan oleh pengguna internet khusus nya untuk membuat situs web secara instant di internet contohnya web toko online, personal, berita, dan sebagainya.

Dengan adanya CMS ini membuat penggunan serta pembuatan website semakin cepat dan mudah. Salah satu contoh CMS yang saat sampai saat ini 2015 sering digunakan menurut Versi Softaculous adalah WordPress.

Namun dengan terbukanya sumberdaya CMS menyebabkan suatu hal yang dapat merugikan natinya jika ditemukannya bug yang dapat menyebabkan rusaknya sebagian atau terambilnya data oleh pihak tertentu, menyebabkan CMS cenderung rawan terjadinya keamanan sistem dari website tersebut. Untuk itu kita harus sering update CMS dan jangan sembarangan menggunakan plugin karena berpotensi adanya penanaman kode / script yang bisa jadi mencuri data.